Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia naik satu peringkat dalam ranking FIFA menjadi ke-117 dunia dengan 1.160,49 poin, menjelang laga penentu melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis, 1 Oktober 2026. Kenaikan ini terjadi meski skuad Garuda hanya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada 28 September lalu, dan justru kehilangan 0,68 poin. Posisi Indonesia membaik karena Sudan — yang sebelumnya berada di peringkat ke-116 — kalah telak 1-4 dari Mozambik pada 29 September, sehingga kehilangan 11,08 poin dan turun ke posisi ke-118. Togo juga turun setelah kalah 0-2 dari Zambia, kehilangan 10,44 poin dan kini di peringkat ke-120. Kini, Indonesia hanya selisih enam poin dari Tanzania di peringkat ke-116 dengan 1.166,82 poin.
Kemenangan atas Bangladesh berpotensi memperdalam kenaikan peringkat FIFA, mengingat tim tamu berada jauh di bawah Indonesia dalam ranking global. Di level ASEAN, Indonesia kini menjadi negara dengan peringkat tertinggi ketiga, di belakang Thailand (ke-92) dan Vietnam (ke-99), sementara Malaysia berada di posisi ke-136. Namun, fokus utama pelatih John Herdman tetap pada target utama: meraih kemenangan untuk memastikan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dan merebut puncak Grup A. Dengan demikian, laga di SUGBK menjadi kesempatan ganda — mengamankan tiket final sekaligus memperkuat posisi di peta sepak bola dunia.
Nilai pasar skuad Indonesia mencapai Rp378 miliar, dengan kapten Kevin Diks sebagai pemain termahal di laga ini, sementara Bangladesh memiliki nilai pasar jauh lebih rendah.














