Sumbawanews.com,- FIFA dan rencana penjualan saham Piala Dunia kini memicu perhatian atas kedekatan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan lingkaran dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Rencana pendirian FIFAForward Enterprise (FFE) sebagai wadah komersialisasi Piala Dunia melibatkan perusahaan Amerika Thrive Eternal, yang dikendalikan oleh Joshua Kushner—adik ipar Trump dan suami Ivanka Trump.
Selain itu, Greg Maffei, penasihat komersial FIFA yang pernah menjabat CEO Liberty Media, juga dikenal sebagai penyumbang besar dalam kampanye Trump. Kedekatan ini semakin diperkuat oleh pemberian FIFA Peace Prize kepada Trump pada Desember 2025, yang menuai kritik luas atas dugaan konflik kepentingan antara olahraga dan politik.
FIFA, yang secara resmi berstatus organisasi nirlaba, menghadapi tekanan dari asosiasi sepak bola dunia seperti UEFA, AFC, dan CONCACAF yang menolak rencana ini, menilai bahwa komersialisasi berlebihan dapat merusak integritas dan sportivitas Piala Dunia. Meski demikian, Infantino tetap mempertahankan bahwa model pendanaan baru itu diperlukan untuk memperkuat pendapatan federasi anggota dan memperluas pengembangan sepak bola global.















