Sumbawanews.com,- Timnas Prancis akan bertemu Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Minggu 19 Juli dini hari WIB di Miami, Amerika Serikat. Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi pelatih Didier Deschamps, yang akan mengakhiri masa jabatannya usai turnamen ini. Para pemain berjanji akan berjuang habis-habisan demi memberikan medali perunggu sebagai kado perpisahan bagi sang pelatih, yang telah memimpin Les Bleus sejak 2012.
Deschamps, yang menjadi salah satu sosok paling sukses dalam sejarah sepak bola Prancis sebagai pemain dan pelatih, memimpin tim meraih gelar Piala Dunia 2018 dan menembus final Piala Dunia 2022 serta Piala Eropa 2016. Setelah kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal, Prancis harus puas bertarung untuk posisi ketiga. Bek Ibrahima Konate menegaskan, meski laga ini dianggap sebagai pertandingan “kedua”, tim tidak akan main-main. “Kami ingin membalas budi pelatih kami. Dia telah berbuat banyak untuk tim. Kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk menang,” ujar Konate.
Inggris, yang gagal melangkah ke final setelah dikalahkan Argentina 1-2, juga siap mempersembahkan performa terbaik. Laga ini bukan sekadar soal medali, tapi juga tentang penghormatan terhadap seorang legenda yang telah mengukir sejarah selama 14 tahun memimpin tim nasional. Dengan 186 pertandingan dan 122 kemenangan, Deschamps meninggalkan warisan taktis yang dikenal disiplin, tangguh di bawah tekanan, dan mampu beradaptasi.
Kemungkinan besar, jabatan pelatih kepala Prancis akan diambil alih oleh Zinedine Zidane, rekan seangkatan Deschamps di era kejayaan tim nasional pada 1990-an. Namun, fokus para pemain saat ini hanya satu: memberikan penghormatan terbaik kepada sang kapten di atas lapangan.















