Sumbawanews.com,- Kegagalan timnas Inggris melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Argentina 1-2 di semifinal pada 16 Juli 2026, memicu spekulasi kuat tentang masa depan pelatih Thomas Tuchel. Sebagai pelatih yang baru menangani The Three Lions sejak 2025, Tuchel kini menghadapi tekanan besar setelah timnya kembali gagal mencapai puncak turnamen, untuk ketiga kalinya berturut-turut di semifinal. Meski kontraknya masih berlaku hingga Euro 2028 dan ia menyatakan komitmennya untuk tetap bertahan, nama Pep Guardiola mulai muncul sebagai calon pengganti potensial.
Guardiola, yang baru melepaskan jabatannya sebagai pelatih Manchester City setelah delapan tahun memimpin tim, dikabarkan pernah sepakat secara verbal untuk melatih Inggris sebelum FA memilih Tuchel pada 2025. Sumber dari Athletic menyebut, pelatih asal Spanyol itu tetap tertarik pada pekerjaan tersebut, terutama setelah kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026 memperdalam krisis kepercayaan terhadap manajemen tim nasional. Kegagalan ini juga memperpanjang puasa gelar Inggris sejak 1966, sementara performa di Euro 2020 dan 2024 yang hanya membawa mereka ke finis runner-up semakin memperburuk tekanan.
Tuchel sendiri tetap menegaskan bahwa pencapaian semifinal adalah hasil yang bisa diterima, meski publik dan media menuntut lebih. Klausul kontraknya yang memungkinkan pemecatan jika tim tersingkir sebelum perempatfinal tidak terpicu, tetapi tekanan politik dan opini publik diyakini akan terus meningkat. Sementara itu, Guardiola yang kini dalam masa jeda, menjadi sosok yang paling diminati oleh sebagian kalangan di FA untuk membangun kembali identitas timnas Inggris menjelang Euro 2028 yang akan diselenggarakan di Britania Raya.















