Home Berita Olah Raga Piala AFF 2026 Terapkan Aturan Piala Dunia, Timnas Indonesia Diminta Waspadai Larangan...

Piala AFF 2026 Terapkan Aturan Piala Dunia, Timnas Indonesia Diminta Waspadai Larangan Baru

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia harus segera menyesuaikan diri dengan sejumlah aturan baru yang resmi diterapkan dalam Piala AFF 2026, yang mengadopsi regulasi dari Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara itu mulai menerapkan ketentuan ketat dari International Football Association Board (IFAB) untuk meningkatkan sportivitas dan mempercepat jalannya pertandingan, mulai dari larangan provokasi verbal hingga sanksi ketat atas pelanggaran prosedur pergantian pemain.

Salah satu aturan paling mencolok adalah larangan menutup mulut saat berkomunikasi dengan lawan dalam situasi konflik di lapangan. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk provokasi verbal yang berpotensi memicu keributan, dan telah menyebabkan dua pemain—Miguel Almiron dari Paraguay dan Piero Hincapie dari Ekuador—mendapat kartu merah di Piala Dunia 2026. Meski jarang terjadi di kawasan Asia Tenggara, AFF mempertahankan aturan ini sebagai langkah pencegahan agar pertandingan tetap kondusif.

Selain itu, pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika sengaja mengulur waktu, wasit berhak memberikan kartu kuning, bahkan kartu merah. Larangan juga diperketat terhadap pemain atau ofisial yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit—tindakan ini langsung berujung pada kartu merah.

Aturan lemparan ke dalam juga mengalami perubahan: jika wasit menilai pemain sengaja membuang waktu, akan diberlakukan hitungan mundur lima detik. Jika waktu habis tanpa lemparan dilakukan, hak lemparan akan diberikan kepada tim lawan. Pemain yang mendapat perawatan medis di tengah pertandingan pun tidak bisa langsung kembali bermain, melainkan harus menunggu satu menit sebelum mendapat izin resmi dari wasit.

Terakhir, hanya kapten tim yang diperbolehkan berdiskusi dengan wasit terkait keputusan kontroversial. Pemain lain yang memaksa mendebat atau mengepung wasit berisiko langsung menerima kartu kuning. Dengan semua perubahan ini, pelatih John Herdman dan staf teknis diminta segera mensosialisasikan aturan baru ini kepada seluruh pemain agar tidak terjebak dalam sanksi teknis yang bisa merugikan tim di tengah pertandingan.

Previous articleKlinik Kecantikan di Kebayoran Baru Jadi TKP Kematian Sutrimo
Next articleAS Klaim 18 Tentara Tewas dan 624 Terluka dalam Konflik dengan Iran