Sumbawanews.com,- Persib Bandung resmi keluar dari daftar larangan pendaftaran pemain FIFA pada Kamis, 23 Juli 2026, memungkinkan klub untuk mendaftarkan Mariano Peralta dan lima rekrutan baru lainnya untuk musim 2026/2027. Keputusan ini menyusul pencoretan nama Maung Bandung dari FIFA Registration Bans, setelah sengketa kontrak dengan bek Filipina Daisuke Sato selesai melalui putusan Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) pada 16 Maret 2026. Dengan larangan dicabut, Persib kini dapat melanjutkan proses administrasi pemain, termasuk integrasi Peralta yang sebelumnya dibajak dari Persija Jakarta. Klub juga siap menghadapi lima kompetisi sekaligus di musim depan, mulai dari BRI Super League hingga ASEAN Club Championship.
Sengketa yang memicu sanksi FIFA bermula dari pemutusan kontrak Persib terhadap Daisuke Sato pada Januari 2024, padahal kontraknya masih berlaku hingga 2025 setelah diperpanjang pada Januari 2023. CAS menolak keberatan Persib dan memutuskan bahwa Sato memiliki alasan sah untuk mengakhiri kontraknya, didukung oleh catatan bahwa pemain tersebut berulang kali meminta klarifikasi terkait registrasinya di BRI Liga 1. Selain Persib, PSIS Semarang juga telah dikeluarkan dari daftar larangan, sementara lima klub lain—Persiwa Wamena, PSBS Biak, Semen Padang, Kalteng Putra, dan PSM Makassar—masih tercatat dalam daftar larangan FIFA.
Persib telah mengumumkan enam pemain baru untuk musim depan: Balsa Sekulic, Ragnar Oratmangoen, Gakuto Notsuda, Gabriel Mutombo, Sandy Walsh, dan Luka Menalo. Integrasi mereka, termasuk Mariano Peralta, menjadi kunci strategis tim menyongsong agenda padat yang mencakup kompetisi domestik dan ajang internasional. Kepastian pendaftaran Peralta menjadi angin segar bagi manajemen yang sebelumnya terhambat oleh sanksi FIFA.















