Sumbawanews.com,- Paolo Maldini dan Leonardo resmi mengundurkan diri dari jabatannya di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Senin, 28 Juli 2026, menyusul kegagalan rencana menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia. Maldini, yang baru saja ditunjuk sebagai direktur teknik pada 11 Juli, dan Leonardo sebagai penasihat, mengambil keputusan itu setelah kandidatur Pirlo batal karena kontroversi terkait hubungan komersialnya dengan perusahaan taruhan asal Rusia. Keputusan ini memicu krisis kepemimpinan di tubuh FIGC, yang kini harus segera mencari pengganti untuk mengisi kekosongan posisi pelatih kepala timnas.
Pengunduran diri keduanya terjadi hanya 16 hari setelah Maldini resmi menjabat, memperparah situasi yang sudah kacau pasca-gagalnya Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut. Sebelumnya, Pirlo menjadi pilihan utama Maldini setelah Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran FIGC. Namun, tekanan publik dan kekhawatiran etis atas keterkaitan Pirlo dengan industri taruhan membuat rencana itu runtuh, memaksa Maldini dan Leonardo melepaskan jabatan mereka sebagai bentuk protes.
Saat ini, tugas sementara pengelolaan timnas diambil alih oleh kepala pemandu bakat Geoffrey Moncada dan CEO Giorgio Furlani. FIGC belum mengumumkan calon pengganti Pirlo, meski sejumlah nama seperti Roberto Mancini, Thiago Motta, dan Antonio Conte mulai disebut sebagai kandidat potensial. Federasi kini menghadapi tekanan besar untuk segera menentukan arah baru, mengingat kekalahan beruntun di level internasional dan kegagalan klub-klub Italia di kompetisi Eropa musim lalu.
Dengan kekosongan jabatan pelatih kepala yang belum terisi, masa depan timnas Italia—yang dikenal sebagai Gli Azzurri—masih dipenuhi tanda tanya, dan proses pembenahan yang seharusnya dimulai dengan semangat baru justru terhenti di tengah jalan.















