Sumbawanews.com,- Pada 6 September 2026, Timnas U-20 Indonesia menundukkan Australia 2-0 di Laos, memastikan diri sebagai juara Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dan melangkah ke putaran final. Prestasi ini menjadi pencapaian keempat berturut-turut di bawah kepemimpinan pelatih Nova Arianto, yang konsisten membawa tim nasional kelompok umur naik ke panggung Asia dan dunia, meski belum pernah meraih trofi.
Sebelum sukses bersama U-20, Nova membangun reputasi lewat Timnas U-16 dan U-17. Di Piala AFF U-16 2024, ia membawa Garuda Asia finis di posisi ketiga setelah menang 5-0 atas Vietnam. Lalu, di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, ia memastikan Indonesia lolos ke putaran final, di mana timnya menyapu bersih tiga laga grup—menang atas Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan—hingga menjadi juara Grup C. Hasil itu membuka jalan ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, sejarah pertama Indonesia sejak 1993.
Di turnamen dunia itu, Nova mencatatkan sejarah lagi: Indonesia menang 2-1 atas Honduras, kemenangan pertama mereka dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia U-17. Kini, dengan lolosnya U-20 ke Piala Asia 2027, Nova menjadi sosok yang secara konsisten mengangkat level timnas junior Indonesia dari panggung regional ke kancah internasional.
PSSI menilai konsistensi, cara kerja, dan prestasi Nova sebagai alasan utama mempercayainya menangani tim-tim muda. Meski belum mengoleksi gelar juara, rekam jejaknya jelas: setiap langkahnya membawa generasi muda Indonesia melangkah lebih jauh dari sebelumnya. Dari peringkat tiga di AFF U-16, ke Piala Asia dan Dunia U-17, kini ke Piala Asia U-20—Nova Arianto sedang membangun era baru, bukan lewat trofi, tapi lewat keberlanjutan.















