Sumbawanews.com,- Timnas Norwegia dilanda wabah penyakit menjelang laga perempatfinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026). Gejala demam, batuk, dan suara serak menyerang sejumlah pemain setelah gelombang infeksi menyebar di dalam skuad, bermula dari Jorgen Strand Larsen yang awalnya mengalami demam. Pelatih Stale Solbakken mengonfirmasi bahwa faktor penerbangan jauh, ruang ganti tertutup, dan sistem AC menjadi penyebab penyebaran cepat virus di antara lebih dari 50 anggota tim. Marcus Holmgren Pedersen, yang ikut mengalami gejala serupa, dipastikan absen saat menghadapi Brasil di babak 16 besar, sementara kondisi pemain lain masih dipantau ketat menjelang laga krusial melawan Tim Tiga Singa.
Norwegia mencatat sejarah dengan lolos ke perempatfinal untuk pertama kalinya sejak 1998, setelah mengalahkan Brasil 2-1 di babak sebelumnya. Kemenangan itu sekaligus menjadi torehan terbaik mereka dalam sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Meski semangat tim tinggi untuk terus melanjutkan petualangan sejarah, tantangan kebugaran menjadi hambatan utama menjelang laga melawan Inggris, yang juga tampil impresif di fase grup dan babak knockout.
Solbakken menekankan bahwa meski sebagian besar pemain kini dalam pemulihan, tim tetap berfokus pada pemulihan dan strategi, bukan kekhawatiran. “Ini adalah bagian dari perjalanan besar. Kami punya lebih dari 50 orang dalam satu ruang, jadi wajar jika ada yang terkena gejala ringan,” ujarnya, menegaskan bahwa tim tidak menyalahkan faktor eksternal, melainkan fokus pada solusi medis dan logistik.
Laga antara Norwegia dan Inggris akan menjadi ujian sekaligus momen bersejarah bagi Viking Row, yang berusaha membawa negaranya melangkah lebih jauh dari apa yang pernah dicapai sebelumnya.













