Sumbawanews.com,- Ketua Umum PSSI Erick Thohir memuji Mitchell Baker sebagai penyelesaian akhir yang dinantikan timnas Indonesia setelah mencetak hattrick dalam kemenangan 5-1 atas Kamboja di Stadion Gelora Pakansari, Bogor, pada Sabtu, 27 Juli 2026. Gol-golnya—dua dari sundulan dan satu dari kejelian memanfaatkan umpan silang—mengakhiri kekhawatiran akan kekurangan striker andal di tengah absennya Ole Romeny pada Piala AFF 2026. Erick menyebut tinggi badan Baker yang mencapai 197 sentimeter dan mobilitasnya di depan gawang sebagai aset strategis yang selama ini hilang dari lini depan Garuda.
Erick menilai, kehadiran Baker memberi napas baru bagi taktik timnas yang selama ini terlalu bergantung pada satu nama. Meski puas dengan penampilan perdana pemain berusia 19 tahun itu, ia menekankan bahwa ujian sesungguhnya baru akan datang saat menghadapi lawan-lawan kuat seperti Vietnam, Thailand, atau tim-tim setara level FIFA Matchday. “Kita belum bisa menilai sepenuhnya, tapi apa yang ditunjukkan Baker hari ini memberi harapan besar,” ujarnya usai laga.
Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Timor Leste pada 31 Juli, kemudian menjamu Vietnam pada 3 Agustus, dan menutup fase grup melawan Singapura pada 7 Agustus. Erick juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan pemain, terutama mereka yang masih dalam proses pemulihan cedera seperti Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen. Ia menegaskan, konsistensi dan ketahanan fisik akan menentukan apakah Baker benar-benar menjadi solusi jangka panjang atau sekadar kejutan sementara.
Laga-laga mendatang akan menjadi ujian nyata bagi keputusan pelatih John Herdman yang mempercayakan tugas mencetak gol kepada Baker. Dengan keberhasilan di laga pembuka, ekspektasi publik kini semakin tinggi—tapi Erick tetap berpesan: “Ini baru awal. Kita lihat di lapangan, bukan di atas kertas.”















