Sumbawanews.com,- Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti untuk ketiga kalinya berturut-turut saat Inter Miami dikalahkan 1-4 oleh Nashville SC dalam laga Major League Soccer (MLS) pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Nashville, Amerika Serikat. Kegagalan itu terjadi di menit ke-23 babak pertama, saat Messi menendang kaki kiri mendatar dan ditepis kiper Nashville, Brian Schwake. Bola rebound sempat disambar Sergio Reguillon, tetapi gol dianulir karena pelanggaran sebelumnya. Ini adalah penalti pertama Messi yang gagal di MLS sejak 13 September 2025, dan yang ketiga kalinya gagal secara berturut-turut sejak Piala Dunia 2026 melawan Austria dan Mesir.
Meski gagal dari titik putih, Messi tetap menjadi penggerak serangan Inter Miami. Ia memberikan assist untuk gol balasan timnya yang dicetak Telasco Segovia di injury time babak pertama. Namun, upaya kebangkitan Miami tak mampu mengimbangi dominasi Nashville SC yang mencetak tiga gol lainnya melalui pemain berbeda—tidak disebutkan nama spesifiknya dalam sumber—sehingga tim tuan rumah unggul 4-1 hingga peluit panjang.
Kekalahan ini membuat Inter Miami tetap berada di peringkat kedua klasemen MLS dengan 38 poin, tertinggal lima poin dari Nashville SC yang memimpin klasemen. Kegagalan Messi di penalti menjadi sorotan global, dengan akun media sosial sepak bola seperti @TMfutbal mengunggah momen kegagalan itu sebagai salah satu momen paling mengejutkan musim ini.
Sejak bergabung dengan MLS pada 2023, Messi terus menjadi pusat perhatian, baik karena kecemerlangan teknis maupun tekanan akibat ekspektasi tinggi. Pelatih Inter Miami sebelumnya telah meminta publik memberi Messi privasi, menyusul tekanan berkelanjutan setelah kegagalan penalti di ajang internasional maupun domestik. Dengan hasil ini, mimpi Miami untuk mengejar puncak klasemen semakin sulit, sementara Nashville SC semakin kokoh di puncak.















