Sumbawanews.com,- Prancis mengalahkan Maroko 2-0 dalam laga perempatfinal Piala Dunia 2026 di Foxborough, Jumat (10/7) dinihari WIB, namun Kylian Mbappe mengakui konsentrasinya buyar akibat keputusan wasit yang berubah-ubah saat eksekusi penalti babak pertama. Mbappe, yang akhirnya mencetak satu gol dalam laga itu, gagal mengubah penalti menjadi gol karena penyelamatan kiper Bono, setelah proses peninjauan VAR memicu kebingungan di lapangan.
Awalnya, wasit Facundo Tello memberikan hukuman penalti setelah Noussair Mazraoui mengganjal Mbappe. Namun, setelah tinjauan VAR yang berlangsung lama, wasit kembali mendekati Mbappe yang sudah siap mengeksekusi, dan menyatakan bahwa insiden dua menit sebelumnya perlu ditinjau ulang. “Aku sudah mengambil bola, menaruhnya lagi, memikirkan itu penalti, lalu dia bilang, ‘Tidak, tunggu dulu, ada insiden dua menit sebelumnya yang harus diperiksa,’” ungkap Mbappe dalam wawancara dengan RMC Sport. Ia mengaku belum pernah mengalami situasi semacam ini, di mana keputusan penalti berubah setelah pemain sudah siap menendang.
Meski gagal di titik penalti, Mbappe bangkit di babak kedua dengan mencetak gol pembuka yang mengantarkan Les Bleus unggul 1-0. Gol kedua dicetak oleh tim asuhan pelatihnya, memastikan kemenangan 2-0 dan lolos ke semifinal. Mbappe menegaskan bahwa meski situasi itu mengganggu fokusnya, ia tetap harus beradaptasi dengan dinamika sepakbola modern yang semakin bergantung pada VAR. “Ini bagian dari sepakbola dengan VAR. Kita harus belajar beradaptasi,” katanya.
Laga ini menjadi bukti ketangguhan Prancis yang tetap tenang meski menghadapi tekanan psikologis di momen krusial. Dengan kemenangan ini, Prancis melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026, menanti lawan dari laga antara Kolombia melawan Belgia.















