Sumbawanews.com,- Marc Marquez memperkuat statusnya sebagai raja sprint MotoGP setelah memenangi sprint race di MotoGP San Marino 2026, Sabtu (12/9). Pembalap Repsol Honda itu menjadi yang tercepat di garis finis, meraih poin penuh dan mengukuhkan rekor 21 kemenangan sprint race dalam karier profesionalnya—dua lebih banyak dari pesaing terdekatnya, Jorge Martin. Dengan kemenangan ini, Marquez secara resmi merebut gelar raja sprint musim ini setelah menang lima kali, unggul dua dari tiga kemenangan yang diraih Martin.
Sebelumnya, Marquez dan Martin sama-sama mengoleksi 16 kemenangan sprint sejak awal musim. Martin sempat menyamakan catatan Marquez usai menang di MotoGP Inggris, setelah sebelumnya disalip di MotoGP Jerman. Namun, Marquez melebarkan jarak dengan dua kemenangan berturut-turut di MotoGP Aragon dan MotoGP San Marino, mengakhiri perlawanan Martin di perebutan gelar raja sprint.
Di posisi ketiga, Pecco Bagnaia masih bertahan dengan 14 kemenangan sprint sepanjang karier, namun musim ini ia hanya mampu meraih satu kemenangan sprint. Di klasemen umum MotoGP 2026, Marquez kini menduduki peringkat kedua dengan 249 poin, tertinggal 13 angka dari Martin yang memimpin klasemen.
Dengan dominasi di sesi sprint, Marquez kembali menunjukkan kepiawaian dalam balapan singkat yang kian menentukan jalannya musim MotoGP.















