Sumbawanews.com,- Manchester United kalah 0-2 dari Hull City dalam laga pembuka Premier League musim 2026/2027 di MKM Stadium, akhir pekan lalu. Kekalahan ini memperburuk citra Setan Merah yang dinilai tumpul di semua lini, baik di depan, tengah, maupun belakang. Semi Ajayi dan Nobel Mendy menjadi pahlawan Hull City dengan masing-masing mencetak gol, sementara lini serang United gagal menciptakan ancaman berarti. Kekurangan energi, ketidakteraturan bertahan, dan kebingungan taktis menjadi catatan utama dari performa tim asuhan Erik ten Hag.
Alan Shearer, legenda Newcastle United, tak ragu menilai performa United sebagai yang terburuk di semua posisi. “Mereka tidak menawarkan apa pun di depan. Saya kesulitan memahami apa yang sebenarnya mereka coba lakukan,” ujarnya, seperti dikutip Manchester Evening News. Ia juga menyoroti kondisi fisik tim yang tampak jauh dari prima, menyebut bahwa kekurangan kebugaran menjadi masalah nyata, bukan sekadar kekalahan pertama musim ini.
Di lini tengah, United masih berjuang menyesuaikan diri setelah kepergian Casemiro. Meski telah mendatangkan Youri Tielemans dan Andrey Santos, keduanya belum mampu memberikan stabilitas atau kontrol permainan yang dibutuhkan. Di belakang, kegagalan menghadapi situasi bola mati menjadi titik lemah yang kembali terulang, dengan Harry Maguire dan rekan-rekannya terlihat kewalahan menghadapi tekanan set-piece lawan.
Kini, Manchester United harus segera bangkit saat menjamu Ipswich Town di Old Trafford pada akhir pekan ini. Tim promosi itu menanti kesempatan untuk memperpanjang kekalahan Setan Merah — sebuah tantangan besar bagi tim yang sedang berjuang memulihkan kepercayaan para suporter dan para kritikus.















