Sumbawanews.com,- Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina, menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh rakyat Argentina sehari setelah timnya dikalahkan 0-1 oleh Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin, 20 Juli 2026. Meski gagal mempertahankan gelar juara dunia, pemain berusia 39 tahun itu menegaskan bahwa perjalanan timnya selama turnamen tetap menjadi kebanggaan abadi. Dalam unggahan resmi di Instagram, Messi mengakui kekalahan itu meninggalkan luka yang butuh waktu untuk sembuh, namun ia bangga karena timnya mampu menyatukan bangsa dalam satu rasa kebanggaan.
“Rasa sakitnya sangat besar dan butuh waktu agar luka ini sembuh,” tulis Messi. Ia tak lupa mengenang momen-momen heroik selama turnamen, termasuk pertandingan-pertandingan yang berhasil dibalikkan dan pengorbanan tanpa pamrih dari seluruh anggota tim. “Dukungan seluruh negeri, bersama kerja keras dan pengorbanan tim ini, membuat kami sekali lagi menjadi salah satu tim terbaik di dunia,” lanjutnya. Messi juga menyampaikan apresiasi tulus kepada para pendukung yang terus menyemangati tim, bahkan di tengah kekalahan. “Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya atas setiap ucapan dan pesan. Sekali lagi, kami berhasil menyatukan negara ini dan bersama-sama merasakan kebanggaan luar biasa menjadi orang Argentina.”
Pemain delapan kali peraih Ballon d’Or itu pun memberikan selamat kepada Spanyol atas gelar juara mereka. Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 menjadi penentu kemenangan La Roja, setelah Argentina bermain dengan 10 orang sejak menit ke-93 akibat kartu merah yang diterima Enzo Fernández. Meski sempat melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117, upaya Messi diblok habis oleh pertahanan Spanyol. Secara keseluruhan, Messi mencatatkan delapan gol dan empat assist selama turnamen, sekaligus menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menjadi starter di tiga final Piala Dunia. Koleksi gol internasionalnya kini mencapai 125, menempatkannya di urutan kedua setelah Cristiano Ronaldo.
Presiden Argentina Javier Milei, yang tidak hadir di final karena alasan takhayul, mengumumkan pemerintah akan menetapkan satu hari libur nasional untuk memperingati perjalanan tim nasional. Tanggal libur akan ditentukan bersama para pemain dan staf pelatih. “Terima kasih banyak, para pemain. Berjuang hingga akhir. Argentina selalu berdiri tegak,” tulis Milei di akun X. Sementara itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, turut memberikan penghormatan atas kontribusi Messi yang tak ternilai bagi sepak bola negara.
Sebagian delegasi tim nasional, termasuk pemain dan staf, direncanakan tiba di Buenos Aires pada Senin sore waktu setempat, sekitar pukul 17.00. Namun, sejumlah pemain langsung bertolak dari Amerika Serikat menuju klub masing-masing atau memulai masa istirahat pribadi.















