Sumbawanews.com,- Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 3-2 atas Cape Verde dalam laga sengit yang berlangsung hingga perpanjangan waktu. Kapten tim, Lionel Messi, menjadi sorotan bukan hanya karena mencetak gol pembuka, tetapi juga karena dituduh memanfaatkan trik cepat saat eksekusi tendangan bebas yang dinilai melanggar prosedur oleh sejumlah pengamat dan fans.
Pertandingan di Stadion Azteca berjalan dramatis. Messi membuka keunggulan Argentina di babak pertama, namun Cape Verde menyamakan skor lewat Deroy Duarte pada menit ke-59. Di masa tambahan waktu, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul, tetapi Sidny Lopes Cabral menyamakan kedudukan dengan gol spektakuler, memaksa pertandingan berlanjut hingga detik-detik terakhir. Argentina akhirnya menang setelah gol penentu di babak perpanjangan waktu, meski tidak disebutkan siapa pencetaknya.
Kontroversi muncul saat Messi melakukan eksekusi tendangan bebas dalam situasi krusial. Sejumlah pihak menilai ia memulai gerakan sebelum wasit memberi isyarat resmi, memanfaatkan kecepatan dan kekacauan di area tendangan. Namun, wasit tidak memberikan sanksi, dan gol yang dihasilkan tetap sah. Tidak ada pernyataan resmi dari FIFA atau tim teknis Argentina yang mengomentari insiden tersebut.
Pertandingan ini memperpanjang catatan Argentina sebagai juara bertahan yang bertahan di turnamen, meski menghadapi tantangan besar dari tim-tim underdog. Messi, yang kini memimpin tim dengan 109 caps, tetap menjadi pusat perhatian—baik karena kebrilian maupun kontroversi—di panggung sepak bola dunia.















