Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 berakhir dengan duka bagi Lionel Messi dan Argentina. Tim Tango kalah 1-0 dari Spanyol dalam final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan Tim Matador, sekaligus mengakhiri mimpi Messi meraih gelar kedua setelah sukses di Qatar 2022.
Meski menjadi simbol utama Argentina, Messi tampil redup di laga puncak, gagal menciptakan peluang berarti. Lebih dari itu, ia kehilangan tahta top skor sepanjang sejarah Piala Dunia dari Kylian Mbappe, yang akhirnya mengungguli catatan 21 gol Messi dengan 22 gol. Sebelumnya, Messi sempat memecahkan rekor legenda Jerman Miroslav Klose pada fase grup, tepatnya saat mencetak dua gol ke gawang Austria pada 23 Juni lalu, menjadikan total golnya 18 — dan sempat menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Namun, kebangkitan Mbappe di babak gugur tak terbendung. Pemain Prancis itu mencetak 10 gol dalam turnamen ini, memperkuat posisinya sebagai top skor Piala Dunia 2026 sekaligus mengambil alih rekor tertinggi sepanjang masa. Meski demikian, Messi tetap mempertahankan rekor asist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia dengan 12 assist, sebuah warisan yang tak tergoyahkan.
Dengan kekalahan ini, Messi menutup perjalanan karier di Piala Dunia dengan tiga final — 2014, 2022, dan 2026 — dan satu gelar juara. Di balik kegagalan meraih trofi, legenda Argentina itu tetap menjadi ikon yang tak tergantikan, membawa timnya hingga puncak meski tak mampu menuntaskan impian terakhirnya.















