Sumbawanews.com,- Gelandang Argentina Leandro Paredes memberikan pernyataan emosional melalui Instagram setelah pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol berakhir dengan kekalahan 0-1 bagi timnya. Dalam unggahan itu, ia mengaku hancur hatinya karena gagal membawa kebahagiaan bagi negara, namun tetap bangga atas perjuangan seluruh pemain yang memberikan segalanya hingga detik terakhir. Paredes menegaskan bahwa tim nasional Argentina adalah yang terhebat dalam sejarah.
Paredes masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan hanya bertahan enam menit di lapangan sebelum menerima kartu kuning. Ia kemudian terlibat dalam konflik fisik dengan dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi, yang memicu keributan di akhir pertandingan. Insiden itu memicu reaksi keras dari publik dan memicu penyelidikan resmi dari FIFA, yang kini sedang meninjau laporan pertandingan untuk menentukan kemungkinan sanksi terhadap para pemain yang terlibat.
Setelah kembali ke Argentina, Paredes memilih menyampaikan refleksi pribadi melalui media sosial, bukan melalui konferensi pers. Pesannya menekankan rasa syukur atas dukungan suporter dan kebanggaan terhadap tim yang ia anggap sebagai yang terbaik sepanjang masa. Sementara itu, FIFA belum mengumumkan hasil penyelidikan atas kericuhan pascapertandingan, yang juga melibatkan bentrokan antara Nahuel Molina dan Rodri.















