Home Berita Olah Raga Leandro Paredes Angkat Suara Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala...

Leandro Paredes Angkat Suara Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Gelandang Timnas Argentina, Leandro Paredes, akhirnya memberikan pernyataan resmi setelah timnya dikalahkan 0-1 oleh Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB. Dalam unggahan Instagramnya pada Selasa, 21 Juli 2026, Paredes tidak membahas insiden keributan yang melibatkannya saat perayaan kemenangan Spanyol, tetapi justru menyampaikan kekecewaan mendalam atas kegagalan mempertahankan gelar juara.

Paredes, yang berusia 32 tahun, menulis bahwa hari itu adalah momen penuh rasa sakit karena tidak bisa memberikan kegembiraan yang layak kepada negaranya. Namun, ia menegaskan bahwa timnya telah memberikan segalanya dan mengibarkan bendera Argentina di panggung tertinggi sepak bola dunia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan satu tim, staf, dan pendukung yang telah berkomitmen penuh hingga detik terakhir pertandingan, menyebut skuad ini sebagai yang terbaik dalam sejarah Argentina.

Pertandingan final berlangsung sengit, dengan Spanyol unggul dominan dalam penguasaan bola dan mampu membatasi serangan Argentina. Gol kemenangan dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu, memastikan La Roja meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya sejak 2010. Argentina semakin kesulitan setelah Enzo Fernández menerima kartu merah pada menit ke-90+3 akibat tekel keras terhadap Pau Cubarsi, sehingga harus bertahan dengan 10 pemain hingga akhir laga.

Sebelumnya, Paredes menjadi sorotan setelah terekam kamera mendorong bek Spanyol Eric Garcia di bagian leher dan kemudian mendorong Gavi yang berusaha melerai, memicu keributan antar-pemain. Insiden itu langsung diredam oleh pelatih Lionel Scaloni dan sejumlah pemain kedua tim. Namun, dalam pernyataan publiknya, Paredes sama sekali tidak menyentuh insiden tersebut, memilih fokus pada kekalahan dan penghargaan terhadap perjuangan tim.

Previous articleBali United Resmi Rekrut Thomas Lam, Bek Berpengalaman Eropa
Next article4 Wakil Indonesia Tembus 16 Besar China Open 2026