Home Berita Olah Raga Lamine Yamal Murung Usai Kemenangan 5-0, Ini Sebab Sebenarnya

Lamine Yamal Murung Usai Kemenangan 5-0, Ini Sebab Sebenarnya

Sumbawanews.com,- Barcelona meraih kemenangan telak 5-0 atas Elche pada laga pembuka LaLiga musim 2026/2027, namun penampilan Lamine Yamal justru menjadi sorotan bukan karena performa, melainkan ekspresinya yang murung di bangku cadangan. Pemain berusia 19 tahun itu bermain selama 65 menit tanpa mencetak gol atau memberikan assist sebelum digantikan Dani Olmo, lalu terlihat diam dan tak bersemangat hingga akhir laga.

Menurut laporan wartawan Elchiringuito, Jota Jordi, sikap Yamal bukan karena kelelahan atau cedera, melainkan karena kehilangan tiga sahabat dekatnya yang berpeluang hengkang dari Barcelona. Marc Casado dikabarkan masuk daftar jual dengan minat dari klub Premier League, Hector Fort akan bergabung ke Real Sociedad, sementara Alejandro Balde dikabarkan ingin pergi menyusul kedatangan Joao Cancelo yang mengancam posisinya sebagai bek kiri. “Dia seorang pemuda berusia 19 tahun dan ketiga sahabat terbaiknya selama sepuluh tahun terakhir akan pergi, dan saya bisa meyakinkan Anda bahwa itulah alasannya. Jangan cari alasan lain,” ujar Jota Jordi.

Pelatih Hansi Flick membantah spekulasi tersebut, menyatakan bahwa Yamal mengalami sakit kepala ringan setelah libur tiga minggu dan baru kembali berlatih beberapa hari. “Dia mengalami masalah kecil, yaitu sakit kepala. Lamine itu jenius, jadi hal ini bisa dimengerti,” kata Flick. Meski begitu, Flick tetap memuji kontribusi Yamal selama di lapangan, terutama dalam tekanan yang memicu gol pertama dan umpan kunci untuk gol kedua yang dilesakkan Raphinha. “Dia memberi kami lebih banyak opsi, banyak membantu, dan tampil bagus. Kami membutuhkannya karena dia luar biasa.”

Ketegangan personal di balik lapangan kini menjadi fokus utama, bukan sekadar performa. Bagi Yamal, kepergian rekan-rekan terdekatnya bukan sekadar perubahan tim, tapi kehilangan ikatan yang telah dibangun sejak usia belia. Barcelona kini dihadapkan pada tantangan menjaga keseimbangan antara kebutuhan transfer dan kestabilan emosional pemain muda andalannya.

Previous articleBanjir Bandang di Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ribuan Hilang
Next articleJose Mourinho Catat Start Mentereng di Real Madrid dengan Kemenangan Telak 4-1