Sumbawanews.com,- Romain Molina, jurnalis investigasi asal Prancis yang pernah mengungkap kasus korupsi di Federasi Sepakbola Argentina dan pelecehan seksual di berbagai federasi, mengumumkan niatnya untuk membongkar skandal dalam persepakbolaan Indonesia. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun X-nya, @Romain_Molina, dengan kalimat: “Kasusnya Berikutnya: Indonesia.” Ia belum memberikan rincian spesifik, tetapi pernyataannya memicu spekulasi tentang kemungkinan keterkaitan dengan Timnas Indonesia, terutama menyusul pemberitaan sebelumnya tentang naturalisasi pemain seperti Mitchell Baker dan rencana besar pengelolaan sepakbola nasional.
Molina dikenal sebagai jurnalis yang tidak ragu mengungkap praktik gelap di dunia sepakbola global. Pada 2021, ia mengungkapkan adanya aliran dana mencurigakan dari perusahaan cangkang ke AFA, serta kasus pelecehan terhadap pesepakbola pria dan wanita di Haiti. Kini, fokusnya beralih ke Indonesia—negara yang sedang membangun kembali citra sepakbolanya melalui naturalisasi pemain dan peningkatan infrastruktur kompetisi.
Dalam wawancara di YouTube, Molina juga menyebut adanya dugaan intervensi FIFA dalam penyusunan jadwal Piala Dunia 2026, dengan kemungkinan final antara Prancis dan Argentina yang dianggap lebih menguntungkan secara finansial. Meski tidak secara eksplisit menghubungkan skandal Indonesia dengan skema tersebut, pernyataannya menciptakan narasi yang memperkuat kecurigaan publik terhadap struktur kekuasaan di tingkat global yang mungkin memengaruhi sepakbola nasional.
Hingga kini, tidak ada bukti atau dokumen resmi yang dirilis Molina mengenai dugaan skandal di Indonesia. Namun, komentarnya telah memicu gelombang diskusi di kalangan pecinta sepakbola Tanah Air, terutama menyusul kehadiran pemain naturalisasi dan rencana besar yang diumumkan oleh pihak PSSI dan Erick Thohir. Publik menanti kejelasan lebih lanjut—apakah ini sekadar peringatan, atau awal dari terobosan investigasi yang akan mengguncang dunia sepakbola Indonesia.















