Sumbawanews.com,- Jonatan Christie tetap bersikap tenang meski kini memegang status peringkat satu dunia setelah menang lawan Leong Jun Hao di babak pertama China Masters 2026. Pertandingan berlangsung di Shenzhen Arena, Selasa (1/9), dengan skor 21-17, 21-19 dalam dua gim langsung. Atlet 28 tahun itu, yang dikenal akrab sebagai Jojo, tampil sebagai unggulan pertama dalam turnamen BWF Super 750 ini, namun menolak menganggap ranking sebagai keunggulan mutlak.
“Harapannya bisa melangkah sejauh mungkin di China Masters ini, fokusnya adalah tetap mau ambil poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar kelolosan ke World Tour Finals,” ujar Jojo dalam keterangan tertulis dari PBSI. Ia menekankan bahwa perbedaan peringkat tidak mengubah sifat lawan-lawannya. “Paling beda bagan saja yang sekarang di atas, tapi lawan-lawan juga kan sama saja.”
Dalam laga tersebut, Jojo sempat tertinggal di gim pertama dan menghadapi tekanan besar di gim kedua saat Leong unggul 4-0. Namun, ia mampu menyesuaikan strategi, merespons perubahan gaya permainan lawan yang sering mengubah ritme dan kontrol shuttlecock. “Hari ini berjalan cukup oke. Tapi sedikit banyak masih adaptasi dengan kondisi di arena. Saya bisa merespon dengan counter strateginya juga,” katanya.
Peraih medali emas tunggal putra Asian Games 2018 itu mengakui bahwa dinamika lapangan di Shenzhen memerlukan penyesuaian teknis dan mental. Meski menang, ia tak menganggap kemenangan ini sebagai akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal menuju target utama: kualifikasi ke World Tour Finals.















