Home Berita Olah Raga Jepang Lawan Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026 dengan Rekor Tak...

Jepang Lawan Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026 dengan Rekor Tak Terkalahkan

Sumbawanews.com,- Jakarta – Timnas Jepang siap menghadapi raksasa sepak bola dunia, Brasil, dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan fase grup dengan rekor tak terkalahkan. Samurai Biru, yang tampil sebagai runner-up Grup F, akan bertemu Selecao di NRG Stadium, Houston, pada 29 Juni 2026, dengan kepercayaan diri yang membara setelah meraih tiga pertandingan tanpa kekalahan.

Dalam laga penutup fase grup yang berlangsung di Stadion Dallas, Jepang memetik hasil imbang 1-1 melawan Swedia. Daizen Maeda membuka keunggulan bagi tim asuhan Hajime Moriyasu pada babak pertama, namun Anthony Elanga menyamakan kedudukan untuk Swedia di menit ke-68. Meski tak menang, hasil itu cukup bagi Jepang untuk lolos ke babak gugur dengan lima poin—satu poin di bawah juara grup, Belanda—dan tetap menjaga catatan sempurna: satu menang, dua imbang, tanpa kekalahan.

Sejak pembukaan turnamen, Jepang mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali. Kiper utama Zion Suzuki, yang membela Parma di Serie A, menjadi sosok kunci di belakang. “Babak pertama berjalan ketat, dan meski momentum berubah setelah gol penyama, kami tetap fokus pada tujuan utama: tidak kalah, menjaga pertahanan sebaik mungkin, dan mengamankan poin,” ujar Suzuki dalam wawancara eksklusif dengan FIFA. “Membawa momentum tak terkalahkan ini ke pertandingan melawan Brasil adalah kekuatan psikologis yang sangat berarti.”

Brasil, yang finis sebagai juara Grup C dengan tujuh poin, tampil dominan sepanjang fase grup. Dengan keunggulan gol dan performa ofensif yang menghantam, tim asuhan Dorival Júnior dianggap sebagai favorit. Namun, Jepang bukan lawan yang bisa diremehkan. Dalam dua edisi terakhir Piala Dunia, Samurai Biru telah membuktikan kemampuan mereka mengalahkan tim-tim besar Eropa dan Amerika Latin—termasuk kekalahan telak atas Spanyol di Rusia 2018 dan keberhasilan menahan imbang Brasil di Qatar 2022.

Moriyasu, pelatih yang telah membawa Jepang ke perempat final pada 2022, menegaskan bahwa timnya tidak datang hanya untuk ikut-ikutan. “Brasil punya bintang, tapi kami punya disiplin, kecepatan, dan tekad. Ini bukan pertandingan antara dua tim yang berbeda level. Ini adalah pertandingan antara dua tim yang ingin menang,” tegasnya.

Laga ini bukan sekadar benturan antara dua tim kuat, tapi juga ujian bagi filosofi sepak bola Jepang: kecerdasan taktis, kerja tim tanpa ego, dan ketahanan mental di bawah tekanan. Sementara Brasil mengandalkan kecepatan Vinícius Júnior dan kejeniusan Rodrygo, Jepang mengandalkan presisi passing, pergerakan tanpa bola, dan kedisiplinan defensif yang terukur.

Dengan dukungan 1,5 juta suporter Jepang yang memadati Houston, dan jutaan lainnya menyaksikan dari rumah, laga ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan di babak 32 besar. Bagi Jepang, ini bukan hanya soal melaju ke 16 besar—ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim tamu yang patuh, tapi pesaing nyata untuk gelar juara.

Pertandingan antara Jepang dan Brasil akan disiarkan langsung secara global, dan menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Asia—di mana satu tim kecil, dengan semangat besar, siap menantang raja dunia di panggung terbesar.

Previous articleMotoGP Belanda 2026 Siap Meriahkan Assen, Streaming Eksklusif di VISION+
Next articleManchester City Resmi Rekrut Elliot Anderson dengan Rekor Rp2,73 Triliun