Home Berita Olah Raga Tragedi Petir Menerjang Lapangan, Tiga Pesepakbola Tewas dalam Dua Tahun

Tragedi Petir Menerjang Lapangan, Tiga Pesepakbola Tewas dalam Dua Tahun

Sumbawanews.com,- Dalam dua tahun terakhir, tiga pesepakbola tewas tersambar petir saat bertanding atau meninggalkan lapangan, termasuk satu dari Indonesia. Pada 4 Agustus 2026, Safwan Awae, pemain asal Thailand, meninggal setelah tersambar petir saat pertandingan Golok FA Cup berlangsung di Stadion Santiphap, Narathiwat. Sambaran petir juga melukai sembilan orang lainnya. Sebelumnya, pada 2024, Septian Raharja tewas di Stadion Siliwangi, Bandung, saat laga persahabatan antara FBI Subang dan 2Flo FC Bandung berlangsung pukul 15.30 WIB. Cuaca awalnya cerah, namun tiba-tiba berawan, lalu petir menyambar dua kali—pertama mengenai alat penangkal petir, dan detik berikutnya menghantam lapangan. Di tahun yang sama, De La Cruz Meza dari Peru meninggal setelah tersambar petir saat meninggalkan lapangan dalam pertandingan amatir antara Juventud Bellavista dan Familia Chocca di Huancayo. Otoritas setempat menyimpulkan, gelang logam yang dikenakannya menjadi penarik sambaran petir. Tahun 2023, Caio Henrique De Lima Goncalves tewas saat bermain untuk Uniao Jaiirense di Brasil.

Previous articleBruno Guimaraes Hampir Resmi Gabung Arsenal, Tes Medis Selesai
Next articleVietnam Hajar Indonesia 3-0, Media Negeri Naga Biru Sindir Strategi Garuda