Sumbawanews.com,- Seorang rekan Jay Idzes di Sassuolo, Christian Volpato, tertangkap basah menggunakan kokain saat mengemudi di Sydney, Australia, pada Jumat, 24 Juli 2026. Insiden ini terjadi menjelang dimulainya musim baru Liga Italia 2026-2027, memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap karier sang kapten Timnas Indonesia yang tengah membangun reputasi sebagai tulang punggung pertahanan Neroverdi.
Volpato, gelandang serang berusia 22 tahun yang juga memegang kewarganegaraan Australia, ditahan polisi setelah melaju dengan kecepatan 109 km/jam di Jembatan Anzac, Sydney—dua kali batas kecepatan yang diizinkan. Tes narkoba pendahuluan menunjukkan hasil positif terhadap kokain, sementara tes alkohol negatif. SIM-nya ditangguhkan, dan sampel air liur kedua sedang dianalisis lebih lanjut oleh Kepolisian New South Wales. Meski belum dinyatakan sebagai tersangka kriminal, ia menghadapi sanksi berat dari otoritas sepak bola akibat pelanggaran terhadap aturan anti-narkoba.
Idzes, yang baru saja menyelesaikan musim 2025-2026 dengan 35 penampilan sebagai starter di Serie A, kini menjadi andalan utama Sassuolo setelah kepergian Tarik Muharemovic ke Leeds United. Kedua pemain ini dikenal sebagai duet kokoh di lini belakang. Kini, skandal Volpato memperburuk tekanan psikologis dan reputasi klub, yang berpotensi mengganggu fokus Idzes menjelang Piala AFF 2026 dan kompetisi domestik.
Meskipun tidak ada indikasi bahwa Idzes terlibat dalam insiden tersebut, kejadian ini menambah daftar tantangan bagi pemain asal Indonesia yang sedang berjuang mempertahankan posisinya di level tertinggi sepak bola Eropa. Klub dan asosiasi sepak bola Indonesia pun diharapkan segera memberikan dukungan mental dan profesional kepada Idzes, mengingat momen krusial menjelang turnamen regional.















