Sumbawanews.com,- Laga Java United melawan Garudayaksa FC berakhir imbang 1-1 pada pekan pembuka Super League 2026-2027, Minggu (6/9/2026) sore di Stadion Jatidiri, Semarang. Gustavo Franca membawa tuan rumah unggul lewat golnya di menit ke-36, sebelum Septian David Maulana menyamakan kedudukan untuk tim tamu pada menit ke-64. Kedua tim saling menekan sepanjang laga, namun tak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Java United tampil agresif sejak awal, memanfaatkan kecepatan sayap untuk menekan pertahanan Garudayaksa FC. Namun, tim tamu yang merupakan juara Liga 2 musim lalu tak kalah tangguh, mengandalkan serangan balik cepat dipimpin Ryo Matsumura. Kebuntuan baru pecah di menit ke-36, ketika Gustavo Franca memanfaatkan kekeliruan pertahanan untuk melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang. Garudayaksa merespons dengan tekanan lebih tinggi di babak kedua, dan upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-64. Setelah tandukan pemain Garudayaksa ditepis kiper Cyrus Margono, bola rebound langsung disambar Septian David Maulana dengan tembakan keras dari jarak dekat.
Meski berulang kali menciptakan peluang emas di sisa waktu, baik Java United maupun Garudayaksa gagal memperbesar skor. Hasil ini menjadi poin pertama bagi Java United sejak berganti nama, sekaligus poin perdana Garudayaksa FC di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Kedua tim menurunkan susunan pemain yang berubah beberapa kali di babak kedua, dengan sejumlah pemain pengganti masuk untuk menjaga intensitas permainan.
Pelatih Java United, Fabio Lefundes, dan pelatih Garudayaksa, Milos Joksic, sama-sama menunjukkan strategi fleksibel dengan lima pergantian pemain. Di sisi tuan rumah, Gustavo Franca dan Cyrus Margono tampil stabil, sementara Septian David Maulana menjadi pahlawan bagi Garudayaksa dengan gol penyama kedudukan. Laga ini menjadi pembuka yang menarik bagi Super League 2026-2027, sekaligus menunjukkan bahwa persaingan di kasta teratas kini semakin ketat.















