Sumbawanews.com,- Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, membalas sindiran Max Holloway pasca kemenangannya atas Ian Machado Garry di UFC 330 akhir pekan lalu, dengan menunjukkan dua sabuk juara yang ia miliki—meski Holloway mempertanyakan legitimasi kepemilikannya.
Makhachev menang mutlak atas Machado Garry dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 di Xfinity Mobile Arena, mempertahankan gelar kelas welter untuk pertama kalinya. Ini menjadi pertarungan kedua Makhachev di kelas tersebut setelah menaklukkan Jack Della Maddalena di UFC 322. Sebelum naik ke kelas welter, Makhachev pernah menjadi juara kelas ringan, namun ia melepas sabuk itu pada November 2025, setelah gelar itu dikosongkan oleh UFC. Pada Juni 2025, Illia Topuria merebut sabuk ringan dari Charles Oliveira di UFC 317, sebelum akhirnya kehilangannya kepada Justin Gaethje di UFC Freedom 250 pada bulan yang sama.
Saat Makhachev memamerkan dua sabuk—kelas ringan dan welter—setelah kemenangannya, Holloway menanggapi dalam podcastnya “Kick”: “Kenapa kamu punya dua sabuk? Biar kelihatan keren? Kamu kan cuma mempertahankan satu sabuk, bro.” Tanggapan itu langsung memicu respons dari Makhachev. Dalam unggahan komentar Instagram, petarung berusia 34 tahun itu membalas dengan nada santai namun tajam: “Saya gak tahu bro. Itu (dua sabuk) bahkan terlalu berat dipegang. Tetapi kamu tidak paham, maaf ya.”
Balasan Makhachev langsung viral, menjadi simbol kebanggaan atas pencapaian langka dalam sejarah UFC—memegang dua sabuk sekaligus meski hanya aktif di satu kelas saat ini.















