Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 53 menit setelah Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37 dalam laga kontra Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 28 September 2026. Meski kekurangan tenaga, Garuda berhasil menjaga gawangnya tetap bersih hingga pertandingan berakhir imbang 0-0, mempertahankan clean sheet kelima dalam enam pertandingan terakhir.
Kartu merah yang diterima Haye setelah wasit Ko Hyungjin mengonfirmasi pelanggarannya terhadap Arif Aiman melalui VAR, mengubah dinamika pertandingan. Malaysia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan tekanan, terutama setelah babak kedua dimulai. Gelandang Paulo Josue hampir membuka skor pada menit ke-64, namun sundulannya melambung di atas mistar gawang Maarten Paes. Fergus Tierney juga gagal memanfaatkan peluang pada menit ke-74, sementara Indonesia sempat mengancam lewat tendangan bebas Kevin Diks (menit ke-52) dan tembakan Mitchell Baker (menit ke-75). Di masa injury time, serangan terakhir Malaysia berhasil digagalkan pertahanan Garuda.
Kiper Maarten Paes menjadi sosok kunci di balik hasil imbang ini. Ia mengaku memprediksi tekanan berkelanjutan dari Malaysia dan menekankan pentingnya komunikasi konstan dengan lini belakang. “Kami terus berbicara, itu terjadi secara alami,” ujarnya. Paes juga memuji kinerja Elkan Baggott yang disebutnya melakukan delapan blok dan lima clearance, termasuk aksi krusial di menit-menit akhir. Baggott bahkan sempat membentur tiang gawang Malaysia lewat sundulan dari bola mati sebelum jeda.
Hasil ini membuat Indonesia tetap di posisi kedua Grup A dengan empat poin, sama dengan Malaysia yang unggul selisih gol. Pelatih John Herdman mengakui tim masih perlu memperbaiki strategi saat bermain dengan 10 pemain, meski puas dengan ketahanan defensif. Indonesia akan menghadapi Bangladesh di laga terakhir Grup A, dengan pemulihan fisik menjadi fokus utama menjelang pertandingan. “Kami butuh dukungan suporter dan tim. Kita harus bersatu dan menyelesaikannya bersama,” kata Paes.















