Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Kamboja dalam laga lanjutan Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026) malam. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Garuda, yang dalam lima pertemuan terakhir tak pernah menang dengan selisih lebih dari dua gol, meski tetap unggul secara head-to-head.
Sejak pertemuan terakhir di Piala AFF 2022 yang berakhir 2-1 untuk Indonesia, tim asuhan John Herdman terus kesulitan membongkar pertahanan Kamboja dengan dominasi telak. Kemenangan terbesar sebelumnya, 10-0 pada SEA Games 1995, kini terasa seperti kenangan masa lalu. Dalam lima pertemuan terakhir—mulai dari kemenangan 1-0 pada 2014 hingga 2-1 di ajang AFF 2022—Indonesia selalu menang, tapi dengan margin tipis. Kamboja, yang baru saja kalah 1-2 dari Singapura di laga pembuka Piala AFF 2026, diprediksi akan bertahan rapat dan mencari peluang kontra.
Meski catatan historis tetap menguntungkan Indonesia—17 kemenangan dari 18 pertemuan resmi—perubahan dinamika permainan Kamboja menjadi perhatian utama pelatih. Tim Angkor Warriors kini lebih terstruktur, disiplin, dan mampu mengimbangi kekuatan teknis Garuda. Laga ini bukan sekadar soal menang, tapi bagaimana Indonesia bisa kembali menunjukkan dominasi mutlak yang dulu menjadi ciri khasnya.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi timnas untuk memulai kampanye Piala AFF 2026 dengan kemenangan meyakinkan di depan pendukung sendiri. Namun, tantangan bukan hanya datang dari lawan, tapi juga dari tekanan ekspektasi yang menuntut kemenangan besar—sesuatu yang belum terwujud dalam lima pertandingan terakhir melawan tim yang sama.















