Home Berita Olah Raga India Pilih Lawan Brasil, Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

India Pilih Lawan Brasil, Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026

Sumbawanews.com,- Pada 13 Agustus 2026, Federasi Sepak Bola India (AIFF) mengumumkan keputusan mengejutkan: timnas India resmi menarik diri dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi menghadapi Brasil dalam laga persahabatan yang dijadwalkan pada 3 Oktober 2026. Keputusan ini diambil setelah AIFF mendapat tawaran langka bertemu tim berperingkat dunia teratas yang dilatih Carlo Ancelotti, dan dianggap sebagai kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemainnya. India sebelumnya tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sehingga mundurnya Blue Tigers mengubah struktur kompetisi.

Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, menegaskan bahwa komitmen dengan Confederation Brasileira de Futebol (CBF) menjadi alasan utama penarikan diri. “Kami tidak bisa berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup akibat komitmen dengan federasi Brasil,” ujarnya, seperti dikutip dari *Times of India*. Ia menambahkan, pertandingan melawan Brasil bukan sekadar laga uji coba, tetapi momen bersejarah yang bisa membangkitkan minat sepak bola di seluruh negeri. “Bermain melawan Brasil barangkali adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk pemain India,” katanya.

Meski kehilangan kesempatan bersaing di turnamen baru yang diikuti 14 negara itu, AIFF menjamin bahwa timnas India tetap akan menjalani jeda FIFA Matchday September-Oktober 2026 dengan menggelar dua laga persahabatan tambahan melawan tim-tim berperingkat lebih tinggi. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas skuad melalui tantangan nyata di level internasional.

Mundurnya India secara otomatis mengubah peta Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kini, grup yang awalnya dihuni empat tim berkurang menjadi tiga: Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sebagai tuan rumah laga Grup A dan B, Indonesia harus menyesuaikan strategi menghadapi dua lawan tersisa, sambil menunggu keputusan FIFA apakah akan mengganti posisi India dengan negara lain. Turnamen yang akan dimulai dalam waktu kurang dari dua bulan ini tetap berjalan dengan delapan tim di Premier Division, termasuk Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

Sementara itu, fokus media dan publik kini beralih ke bagaimana Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dan Singapura tanpa kehadiran India—sebuah dinamika baru yang bisa memengaruhi perhitungan poin, taktik, dan bahkan psikologi tim Garuda menjelang laga pembuka.

Previous articleASUS ExpertBook P3 Hadir dengan AI On-Device untuk Kebutuhan Bisnis Mulai UMKM hingga Enterprise
Next articlePrabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air di Seluruh Indonesia