Sumbawanews.com,- Pierre-Emile Hojbjerg dicopot dari jabatan kapten Marseille setelah menolak transfer ke Newcastle United, pada Jumat (14/8), menjelang laga uji coba melawan Atletico Madrid. Pemain asal Denmark itu tidak lagi memakai ban kapten dalam pertandingan tersebut, yang kini diberikan kepada Timothy Weah. Keputusan ini diambil oleh manajemen klub dan pemilik Marseille, Frank McCourt, sebagai respons atas penolakan Hojbjerg terhadap kesepakatan transfer senilai £15 juta yang sudah disepakati kedua klub. Pelatih Bruno Genesio menegaskan bahwa pencopotan tersebut bukan keputusannya, menunjukkan ketegangan antara manajemen dan staf teknis.
Marseille membutuhkan dana dari penjualan pemain untuk mengurangi beban gaji, sehingga keputusan Hojbjerg menolak kembali ke Premier League dianggap sebagai tindakan yang bertentangan dengan kepentingan klub. Meski Newcastle kemungkinan besar sudah menutup pintu transfer, Hojbjerg tetap menjadi incaran klub lain, termasuk AC Milan. Klub Italia itu tengah merevisi skuad dan berpotensi melepaskan Youssouf Fofana, yang bisa membuka ruang bagi Hojbjerg jika ia tetap bertahan di Marseille. Fikayo Tomori dan Christopher Nkunku juga disebut berpeluang keluar dari San Siro, memperkuat kemungkinan minat Milan terhadap gelandang berpengalaman itu. Masa depan Hojbjerg di Stade Vélodrome kini masih belum pasti.















