Sumbawanews.com,- Dari kehilangan pekerjaan di Spanyol, Hector Souto menerima tawaran melatih Timnas Futsal Vietnam, membangun tim selama enam tahun hingga membawa negara itu lolos ke Piala Dunia Futsal untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pengalaman itu kini menjadi fondasi utamanya saat menangani Timnas Futsal Indonesia. Proses panjang yang penuh tantangan itu tidak hanya mengubah nasib tim Vietnam, tetapi juga menjadi titik balik karier pelatih asal Spanyol yang kini menjadi sosok kunci di kancah futsal Asia.
Souto tidak datang dengan nama besar atau rekrutmen mewah. Ia memulai dari nol—mengidentifikasi bakat lokal, menyusun sistem permainan yang sesuai dengan karakter pemain Vietnam, dan membangun budaya disiplin yang sebelumnya belum pernah ada. Selama enam tahun, ia bertahan meski tantangan finansial, budaya, dan infrastruktur menghadang. Hasilnya, Vietnam berhasil menembus Piala Dunia Futsal, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih negara itu sebelumnya.
Kesuksesan di Vietnam bukan sekadar prestasi teknis, tapi juga kisah ketahanan mental. Souto mengaku, kegagalan di Spanyol justru menjadi bahan bakar untuk bangkit. Ia tidak mencari jalan mudah, tapi memilih tantangan yang dianggap mustahil—dan membuktikan bahwa visi panjang bisa mengubah sejarah.
Kini, dengan semua pelajaran itu, Souto membawa semangat yang sama ke Indonesia. Ia tidak datang untuk memperbaiki tim yang sudah ada, tapi untuk membangun fondasi baru—dengan tekad yang sama seperti saat ia pertama kali menginjakkan kaki di Vietnam.















