Sumbawanews.com,- Timnas U-20 Indonesia memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah menang 2-0 atas Australia di Lao National Stadium KM16, Vientiane, Laos, pada Minggu, 6 September 2026. Dua gol kemenangan dicetak oleh Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Brkic di masa tambahan waktu babak kedua. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Garuda Muda menjadi juara Grup H kualifikasi dan membuka jalan menuju target lebih besar: lolos ke Piala Dunia U-20 2027.
Pelatih Nova Arianto, yang sebelumnya sukses membawa Timnas U-17 tampil di Piala Asia U-17 2025, memuji kerja keras seluruh elemen tim. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hasil individu, melainkan buah dari kolaborasi pemain, staf pelatih, dan ofisial selama proses kualifikasi. “Kuncinya adalah kerja keras dari semua pemain, termasuk staf pelatih dan ofisial. Semuanya bekerja sama,” ujar Nova, seperti dikutip dari situs resmi PSSI. Ia menilai pengalaman menghadapi Australia—tim dengan gaya permainan berbeda—akan menjadi bekal berharga menjelang putaran final di China pada Maret 2027.
Gol pertama lahir dari serangan balik mematikan. Theodore Evan Leeming memanfaatkan ruang kosong di pertahanan Australia, lalu melepaskan tendangan chip akurat yang melewati kiper lawan. Australia sempat mendominasi tekanan, terutama di babak kedua, namun lini belakang Indonesia tetap solid. Di menit tambahan, Amar Brkic menutup kemenangan dengan gol kedua yang memastikan tiket langsung ke putaran final.
Kapten tim, I Putu Panji Apriawan, menekankan kekompakan sebagai kunci utama. “Kami menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Semua pemain memiliki semangat yang sama untuk memberikan hasil terbaik,” ujar bek tengah dari Bali United itu. Ia menegaskan, skuad tidak puas hanya dengan lolos kualifikasi, melainkan siap mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi tantangan lebih berat di putaran final.
Kelolosan ini memiliki makna strategis. Empat tim terbaik di Piala Asia U-20 2027 akan mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-20 2027 yang akan digelar di Azerbaijan dan Uzbekistan. Dengan demikian, kemenangan atas Australia bukan hanya pencapaian jangka pendek, tetapi langkah awal menuju panggung dunia. Nova Arianto pun menekankan, pekerjaan belum selesai. Persaingan di putaran final akan jauh lebih sengit, dan para pemain harus terus berkembang dalam segala aspek permainan.















