Sumbawanews.com,- FIFA resmi meluncurkan turnamen baru bernama FIFA ASEAN Cup pada 26 Oktober 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai bagian dari perpanjangan kerja sama dengan ASEAN. Edisi perdana turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026, tercantum dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional. Turnamen ini terbuka bagi 11 negara anggota ASEAN plus tim undangan dari federasi regional lain di Asia, dengan format dua divisi: Premier Division dan Challenge Division.
Timnas Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Grup A di Premier Division, menghadapi India, Malaysia, dan Singapura. Grup B divisi utama diisi Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Sementara di Challenge Division, Grup 1 terdiri dari Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup 2 dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste. India, Pakistan, dan Hong Kong tampil sebagai tim undangan di masing-masing divisi.
Konsep FIFA ASEAN Cup mengadopsi model FIFA Arab Cup, dirancang untuk memperkuat ekosistem sepak bola tim nasional di Asia Tenggara melalui kompetisi resmi lintas negara. Setiap divisi akan memainkan sistem setengah kompetisi dalam dua grup, lalu melaju ke babak final untuk menentukan juara.
Turnamen ini menjadi tambahan baru di peta sepak bola regional, sekaligus memperkuat posisi Piala AFF—kejuaraan eksklusif Asia Tenggara yang telah berjalan sejak 1996 di bawah naungan AFF. Berbeda dengan FIFA ASEAN Cup, Piala AFF hanya melibatkan negara-negara ASEAN, umumnya diadakan di luar jadwal FIFA Matchday, dan sejak 2018 menggunakan format kandang-tandang hingga fase gugur. Dalam sejarahnya, Thailand tetap menjadi tim paling sukses dengan tujuh gelar, diikuti Singapura (empat gelar), Vietnam (tiga gelar), dan Malaysia (satu gelar).















