Sumbawanews.com,- Laga pembuka Grup E AFC Champions League 2 2026-2027 antara FC Seoul dan Persib Bandung akan berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Rabu, 16 September 2026 pukul 17.00 WIB. Kedua tim, yang masing-masing mendominasi liga domestiknya, siap bertarung bukan hanya untuk tiga poin, tapi juga membuktikan seberapa besar nilai pasar mereka sebanding dengan ambisi di kancah Asia.
Menurut data Transfermarkt per 15 September 2026, total nilai pasar skuad FC Seoul mencapai 10,28 juta Euro (sekitar Rp209,6 miliar), unggul tipis dari Persib Bandung yang tercatat sebesar 8,93 juta Euro (Rp182,1 miliar). Pemain termahal FC Seoul adalah bek tengah Yazan Al-Arab asal Yordania, dengan valuasi 1 juta Euro (Rp20,4 miliar), yang telah menjadi tulang punggung tim sejak bergabung pada Juli 2024. Sementara itu, Thom Haye, gelandang Timnas Indonesia yang bergabung sejak awal musim 2025-2026, menjadi pemain termahal Persib dengan nilai 900 ribu Euro (Rp18,4 miliar), kontribusinya krusial dalam meraih gelar juara Super League musim lalu.
Meski selisih nilai pasar tergolong kecil, perbedaan struktur tim dan pengalaman kompetisi antara K-League 1 dan Liga 1 Indonesia menjadi faktor penentu yang tak bisa diabaikan. FC Seoul, kandidat kuat juara K-League 1 2026, memiliki keunggulan pengalaman di kompetisi antar klub Asia, sementara Persib, yang berhasil meraih tiga gelar beruntun di Liga Indonesia, menghadapi tantangan besar sebagai tim tamu di tanah asing.
Prediksi menyebut Maung Bandung akan menghadapi awalan berat, terutama mengingat keberadaan tiga pemain Timnas Korea Selatan di jajaran FC Seoul yang dikenal memiliki kecepatan dan disiplin taktis tinggi. Namun, dengan kekompakan dan semangat juang yang telah membawa Persib menjuarai liga domestik berturut-turut, tim asal Bandung tak bisa dianggap remeh.
Laga ini bukan sekadar perbandingan angka di Transfermarkt—tapi ujian nyata seberapa jauh kekuatan klub-klub Asia Tenggara bisa bersaing dengan raksasa dari liga top Asia.















