Sumbawanews.com,- Emtek Media menegaskan kesiapannya menayangkan BRI Super League musim 2026/2027 sebagai pemegang hak siar resmi, dengan Indosiar ditetapkan sebagai saluran utama. Penegasan ini disampaikan Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, dalam seremoni BRI x I.League di SCTV Tower, Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 September 2026. Kompetisi yang biasanya dimulai pada Agustus kali ini dijadwalkan lebih lambat, tepatnya pada September, namun tetap dianggap cocok dengan ekosistem tayangan Emtek yang memiliki audience share keseluruhan 40 persen.
Indosiar, dengan audience share 19 persen hingga September 2026, menjadi platform utama karena konsistensi performanya—baik saat ada pertandingan maupun tidak. Harsiwi menekankan bahwa posisi Indosiar yang selalu mendominasi peringkat atas dalam daftar 100 program terbaik sejak 2025 hingga kini menjadi bukti kuat daya tariknya. Dalam daftar tersebut, 36 laga BRI Super League masuk dalam 100 program paling diminati, menyusul Dangdut Academy yang menduduki 39 episode, Timnas Indonesia dengan 16 pertandingan, sinetron unggulan sebanyak 8 episode, dan program Ramadan.
Harsiwi menambahkan, sinergi antara sepak bola dan konten hiburan lokal seperti Dangdut Academy telah menciptakan daya tarik audiens yang luar biasa. Menurutnya, penempatan BRI Super League di Indosiar bukan sekadar pilihan strategis, tetapi kebutuhan alami mengingat kedekatan kompetisi ini dengan preferensi penonton yang sudah terbentuk. SCTV, yang berada di posisi kedua dalam audience share dengan 17,6 persen, juga akan menjadi bagian dari ekosistem siaran, namun Indosiar tetap menjadi fokus utama.















