Sumbawanews.com,- Manchester United dan Manchester City akan bertemu dalam derby paling panas Premier League 2026-27, Minggu, 13 September 2026, pukul 22.30 WIB, di Old Trafford. Laga ini menjadi penentu momentum kedua tim di awal musim, sekaligus kesempatan City untuk mencatat sejarah sebagai klub paling sering memenangi empat laga pembuka Premier League.
Sejak Michael Carrick mengambil alih pelatih pada Januari, United meraih sembilan kemenangan dari 10 laga kandang di Premier League, dengan selalu mencetak minimal dua gol dalam setiap kemenangan itu. Namun, pertahanan mereka tetap menjadi kelemahan: dalam tiga laga musim ini, Setan Merah selalu kebobolan dua gol—catatan terakhir kali terjadi pada 1969-70, dan satu-satunya kali lebih buruk adalah pada 1926-27 dan 1930-31.
Sementara itu, Manchester City berada di ambang sejarah. Jika menang, mereka akan memenangi empat laga pembuka Premier League untuk ketujuh kalinya, mengungguli rekor sebelumnya dan menjadi tim paling sering memulai musim dengan kemenangan sempurna. Namun, dari enam kesempatan sebelumnya, City hanya menjadi juara dua kali: pada 2011-12 dan 2023-24.
Di Old Trafford, United menang 2-0 atas City musim lalu, tetapi mereka belum pernah mengalahkan rival sekota dua kali berturut-turut di kandang sejak era Alex Ferguson (2008-09 hingga 2010-11). Dalam empat pertemuan terakhir di Premier League, City hanya menang sekali, sementara dalam enam laga sebelumnya, mereka menang lima kali dan hanya kalah sekali.
Statistik menunjukkan kedua tim seimbang dalam efektivitas serangan: masing-masing mencatat 19 tembakan tepat sasaran dalam tiga laga awal. United memimpin dalam total tembakan (68) dan memiliki xG tertinggi kedua (7,3). Erling Haaland tetap menjadi ancaman utama saat menghadapi United, sementara Luke Shaw berpeluang mencapai tonggak penting dalam karier internasionalnya.
Laga ini bukan sekadar derby—ia adalah ujian ketahanan United di kandang dan ambisi City untuk menulis ulang sejarah Premier League.















