Sumbawanews.com,- Ousmane Dembele menciptakan sejarah di Boston pada Sabtu, 27 Juni 2026, ketika menorehkan hat-trick dalam waktu hanya 25 menit, mengantarkan Prancis menang 3-1 atas Norwegia di laga penutup Grup I Piala Dunia 2026. Gol pertamanya lahir di menit ketujuh, sebuah tembakan kaki kanan yang presisi setelah umpan terobosan dari Aurélien Tchouaméni. Tiga belas menit berselang, ia kembali membobol gawang Norwegia lewat sundulan mematikan dari tendangan sudut. Dan di menit ke-32, striker berusia 29 tahun itu menutup penampilan gemilangnya dengan tendangan voli keras dari luar kotak penalti, membuat lawan tak berdaya.
Dengan tiga gol dalam rentang 25 menit—dari menit ke-7 hingga ke-32—Dembele mengukir rekor hat-trick tercepat kedua sepanjang sejarah Piala Dunia. Prestasi ini hanya kalah dari Erich Probst, legenda Austria yang mencetak tiga gol dalam 24 menit saat melawan Cekoslowakia pada Piala Dunia 1954. Kemenangan ini sekaligus mengamankan posisi juara grup bagi Prancis, yang melaju ke babak 16 besar dengan performa mengesankan, sementara Norwegia gagal melanjutkan mimpi mereka di turnamen ini.
Penampilan Dembele bukan sekadar kejutan, tapi bukti kedewasaan dan ketajaman yang kian matang. Di tengah tekanan menjaga reputasi tim sebagai salah satu kandidat juara, ia tampil sebagai sosok yang menentukan—bukan hanya karena golnya, tapi juga karena kemampuannya membuka ruang, menarik perhatian pertahanan, dan mengubah ritme pertandingan. Pelatih Didier Deschamps pun tak segan memuji sang pemain setelah laga: “Dia bukan sekadar penyerang. Dia adalah ancaman yang selalu hadir di saat yang tepat.”
Dengan rekor ini, Dembele menjadi pemain Prancis pertama yang mencetak hat-trick di Piala Dunia sejak Zinedine Zidane pada 1998. Namun, yang lebih menarik, ia kini bergabung dalam daftar kecil pemain yang mampu menyelesaikan tiga gol dalam waktu kurang dari 30 menit di ajang tertinggi sepak bola dunia—sebuah kehormatan yang hanya dipegang oleh segelintir legenda.















