Home Berita Olah Raga Cucurella Juara Piala Dunia 2026, tapi Masih Didaftarkan sebagai Pemain Chelsea

Cucurella Juara Piala Dunia 2026, tapi Masih Didaftarkan sebagai Pemain Chelsea

Sumbawanews.com,- Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026, dan Marc Cucurella menjadi salah satu pilar utama di lini pertahanan. Namun, hingga trofi digenggam, ia tetap terdaftar sebagai pemain Chelsea di skuad tim nasional, meski sebelum turnamen ia telah resmi bergabung dengan Real Madrid.

Konflik administratif ini muncul karena Piala Dunia 2026 masih dianggap bagian dari musim kompetisi 2025/26. Meski Real Madrid telah menyelesaikan transfer Cucurella dari Chelsea dengan nilai 60 juta euro (sekitar Rp1,2 triliun) empat hari sebelum turnamen dimulai, FIFA tetap mengakui keanggotaannya di Chelsea untuk keperluan pendaftaran tim nasional. Hal ini membuat Cucurella tampil sebagai wakil Chelsea di kancah dunia, meski seragam Real Madrid sudah ia kenakan sejak awal musim.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memang sengaja tidak memanggil sejumlah pemain Real Madrid seperti Dani Carvajal dan Dani Ceballos, sehingga Cucurella menjadi satu-satunya bek sayap kiri andalan yang berasal dari klub Inggris. Ia bermain penuh selama 750 menit, menyumbang dua assist, dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di sepanjang turnamen.

Real Madrid aktif mempromosikan perjalanan Cucurella hingga ke final di media sosial, sementara Sports Illustrated mempertahankan data bahwa ia tetap tercatat sebagai pemain Chelsea dalam daftar resmi FIFA. Keduanya benar—hanya saja dalam konteks yang berbeda: satu dari sisi klub, satu dari sisi kompetisi internasional.

Dengan demikian, Cucurella menjadi simbol unik: juara dunia yang memenangkan trofi tertinggi sepak bola global, bukan sebagai pemain Real Madrid, tapi sebagai pemain Chelsea—meski sebenarnya ia sudah berpindah klub.

Previous articleWNI Kabur dari Tur ke Korea Selatan, KBRI Ingatkan Pentingnya Patuhi Aturan Imigrasi
Next articlePresiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026 karena Ketegangan dengan FIFA