Home Berita Olah Raga Cody Gakpo Bertahan, Liverpool Raih Kunci Strategis di Lini Depan

Cody Gakpo Bertahan, Liverpool Raih Kunci Strategis di Lini Depan

Sumbawanews.com,- Liverpool berhasil mempertahankan Cody Gakpo menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026, meski mendapat tawaran menarik dari Tottenham Hotspur dan Manchester City. Manajer Andoni Iraola menyatakan kepuasan besar atas keputusan pemain berusia 27 tahun itu untuk tetap bersama The Reds, mengingat kontribusinya yang krusial di lini serang. Gakpo, yang bergabung sejak musim dingin 2023, telah mencatatkan 51 gol dan 24 assist dalam 182 penampilan, termasuk mencetak gol dan memberi assist di dua laga awal musim ini. Iraola menekankan bahwa Gakpo bukan hanya cerdas secara taktis, tetapi juga dalam kondisi fisik dan mental yang prima sejak pramusim, menjadikannya aset tak tergantikan.

Iraola mengungkapkan bahwa komunikasi terbuka dengan Gakpo menjadi kunci keberhasilan mempertahankannya. “Saya sangat senang, kami bisa mempertahankan Cody Gakpo. Karena, dia adalah pemain yang sangat berharga,” ujar pelatih asal Spanyol itu, seperti dikutip dari Mirror. Ia menambahkan, Gakpo selalu memahami dinamika pasar transfer dan tetap fokus pada tujuan tim.

Sejak kedatangannya dari PSV Eindhoven, Gakpo telah menjadi salah satu pilar utama serangan Liverpool, mengisi kekosongan setelah kepergian Mohamed Salah di musim lalu. Konsistensinya di depan gawang, ditambah kecerdasan posisional dan kemampuan bermain di berbagai posisi serang, membuatnya menjadi pilihan utama Iraola di sistem 4-2-3-1 yang kini diterapkan. Dengan kontrak yang masih berlaku hingga empat musim ke depan, keputusan bertahannya menjadi langkah strategis sekaligus simbol stabilitas bagi Liverpool di tengah tekanan untuk bersaing di empat kompetisi utama.

Pertahanan Gakpo juga menjadi respons langsung terhadap kritik yang menyebut Liverpool terlalu bergantung pada striker tradisional. Dengan keberadaannya, tim kini memiliki opsi lebih dinamis—mampu bermain sebagai penyerang tengah, sayap, atau bahkan sebagai false nine—sehingga memperluas ruang gerak bagi pemain lain seperti Darwin Núñez dan Luis Díaz. Iraola menegaskan, keputusan ini bukan sekadar mempertahankan pemain, tapi memperkuat fondasi taktis jangka panjang tim.

Previous articlePersib Bandung Terjebak Jadwal Padat, Umuh Muchtar Minta PSSI Perhatikan Kesehatan Pemain
Next articleMan City Siap Hancurkan Rekor Coventry di Etihad