Sumbawanews.com,- Pelatih Carlo Ancelotti secara tegas menolak tawaran melatih Timnas Italia, dan memperkuat komitmennya untuk memimpin Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Keputusan ini diumumkan pada Juli 2026, menyusul kekalahan Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey. Ancelotti, yang menjabat sebagai pelatih kepala Brasil sejak Mei 2025, menegaskan bahwa ia lebih nyaman dengan tanggung jawab harian di klub daripada tekanan jangka panjang sebagai pelatih tim nasional.
Penolakan ini bukan yang pertama bagi Ancelotti. Sejak 2018, ia telah berkali-kali menolak ajakan dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), termasuk setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2018. Ia secara terbuka menyatakan bahwa pekerjaan di tim nasional berpotensi menggerogoti semangatnya terhadap sepak bola. “Saya menolak karena saya tidak merasa ingin melakukannya,” ujarnya dalam pernyataan sebelumnya, yang tetap ia pertahankan hingga kini.
Komitmen Ancelotti kepada Brasil semakin diperkuat dengan perpanjangan kontrak hingga 2030, yang menjadikannya pelatih asing pertama dalam lebih dari enam dekade yang memimpin tim nasional Brasil di ajang Piala Dunia. Direktur Sepak Bola CBF, Rodrigo Caetano, menegaskan bahwa keputusan ini bagian dari strategi jangka panjang untuk menghindari ketidakstabilan yang pernah menghambat performa tim di masa lalu.
Meski FIGC kini beralih mengejar Pep Guardiola sebagai calon pengganti, Ancelotti tetap fokus pada misinya di Brasil—membawa tim meraih trofi keenam di Piala Dunia 2030, sekaligus memperdalam ikatan yang telah ia bangun sejak 1980-an bersama puluhan pemain Brasil.














