Sumbawanews.com,- Manchester United masih berpeluang merekrut Eduardo Camavinga dari Real Madrid pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026, meski waktu yang tersisa semakin sempit. Klub asal Inggris itu membidik gelandang berusia 23 tahun tersebut bukan hanya sebagai opsi lini tengah, tetapi juga sebagai solusi darurat di posisi bek kiri—posisi yang pernah diisi Camavinga di masa lalu. Real Madrid dikabarkan terbuka menerima tawaran yang sesuai, namun proses negosiasi kompleks yang memerlukan waktu membuat Setan Merah berpacu melawan jam.
Kebutuhan United akan pemain bertahan semakin mendesak setelah upaya merekrut Lewis Hall dari Newcastle United gagal, dan informasi resmi menyatakan bahwa Alejandro Balde serta Ian Maatsen juga tidak tersedia. Dalam situasi ini, Camavinga menjadi salah satu nama paling realistis yang bisa dipertimbangkan, mengingat fleksibilitas posisinya dan pengalaman di level tertinggi. Legenda klub, Gary Neville, sebelumnya menekankan bahwa kedalaman lini belakang masih menjadi kelemahan krusial, terutama setelah sejumlah pemain terpaksa bermain di posisi yang bukan keahlian utama mereka.
Sementara itu, di sisi lain, Juventus yang gagal mendapatkan Franck Kessie di deadline day, langsung beralih mengamankan Pape Matar Sarr dari Tottenham Hotspur dengan status pinjaman. Namun, fokus utama masih tertuju pada upaya United untuk menyelesaikan transfer Camavinga sebelum bursa ditutup.















