Sumbawanews.com,- Ricky Pratama resmi menjadi bagian dari skuat Persebaya Surabaya dengan kontrak multitahun, dan keputusan ini tak lepas dari pengaruh kuat sang pelatih, Bernardo Tavares. Pemain berusia 23 tahun itu mengakui, kepercayaan dan bimbingan Tavares sejak masa awal kariernya di PSM Makassar menjadi alasan utama ia memilih Bajul Ijo sebagai tujuan karier berikutnya.
“Coach Bernardo adalah orang yang pertama kali memberi saya kesempatan bermain di level senior. Saya belajar banyak darinya, bukan hanya soal teknik, tapi juga mental dan disiplin,” ujar Ricky dalam pernyataan resmi Persebaya, Kamis (25/6/2026).
Kedekatan profesional antara keduanya telah terbangun sejak kolaborasi di PSM Makassar, di mana Ricky mulai menunjukkan potensi sebagai sayap cepat dan lincah. Kini, ketika Tavares dipercaya memimpin proses rekonstruksi tim di Surabaya, Ricky tak ragu untuk mengikuti jejak sang pelatih — bukan sekadar karena reputasi klub, tapi karena keyakinan bahwa ia masih bisa berkembang di bawah arahan yang sama.
Tavares, pelatih asal Portugal yang dikenal dengan filosofi permainan terstruktur dan pemberdayaan pemain muda, tampaknya kembali menempatkan Ricky dalam peran strategis di lini depan. Dalam wawancara sebelumnya, ia bahkan secara terbuka menantang pemain tersebut untuk meningkatkan ketajaman dan konsistensi dalam menciptakan peluang.
Kedatangan Ricky bukan sekadar penguatan posisi, tapi juga simbol kepercayaan terhadap visi jangka panjang Tavares. Persebaya, yang tengah membangun tim berbasis pemain lokal dan berbakat, melihat sosok ini sebagai bagian dari generasi baru yang bisa menghidupkan kembali semangat “Bajul Ijo” di kancah Liga 1.
Dengan ikatan emosional dan profesional yang kuat, kembalinya Ricky ke pangkuan Tavares bukan hanya transfer pemain — tapi reuni strategis yang bisa menjadi fondasi baru bagi masa depan Persebaya.















