Sumbawanews.com,- Pada pekan kedua Super League 2026/27, Sabtu 12 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Beckham Putra menjadi pusat kontroversi meski tidak turun bermain saat Persib Bandung kalah 1-2 dari Persija Jakarta. Sebelum laga dimulai, pemain yang baru saja meraih gelar juara bersama Persib musim lalu itu menjalani pemanasan di belakang gawang, namun langsung menjadi sasaran teror dari sejumlah oknum Jakmania. Suporter yang berada di tribun meneriakkan nyanyian “Heli Guk Guk Guk” dengan lirik yang dimodifikasi menyebut nama Beckham, lalu memperparah situasi saat ia memamerkan patch emas di lengan jersey—simbol kejuaraan Persib di musim 2025/2026. Reaksi itu memicu kemarahan massa, yang berujung pada lemparan botol ke arahnya. Petugas keamanan pun langsung meningkatkan pengawasan dan menurunkan pagar pembatas yang sebelumnya dinaikkan suporter.
Beckham, yang sebelumnya menyatakan optimisme menghadapi laga berat ini, mengatakan bahwa mentalitas akan menjadi kunci utama menghadapi Persija. “Saya sangat senang bisa main di SUGBK. Lapangannya bagus, dan semangat tim juga tinggi,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pertandingan ini bukan sekadar soal teknik atau taktik, tapi juga ketahanan mental. Namun, pelatih Igor Tolic memutuskan tidak memainkannya dalam laga tersebut. Persib yang sebelumnya unggul 1-0 melalui gol lawan, akhirnya tumbang setelah Ivan Mamut mencetak gol penentu kemenangan bagi Persija pada menit 90+5. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Persib di awal musim, sekaligus memperburuk suasana di luar lapangan akibat insiden yang melibatkan salah satu pemain andalannya.















