Sumbawanews.com,- Mikel Arteta dan Xabi Alonso, dua pelatih asal Spanyol yang pernah bersahabat erat, akan saling berhadapan sebagai lawan di Emirates Stadium pada Minggu (6/9/2026) malam WIB, dalam laga lanjutan Liga Inggris antara Arsenal dan Chelsea. Keduanya, yang sama-sama tumbuh di wilayah Basque dan pernah memperkuat Real Sociedad di masa berbeda, harus menanggalkan ikatan persahabatan selama 90 menit pertandingan. Arsenal dan Chelsea sama-sama masih mempertahankan catatan sempurna dengan enam poin dari tiga laga, menjadikan duel ini sebagai benturan antara dua tim teratas klasemen sekaligus adu strategi antar teman lama. Ini adalah pertemuan pertama Arteta dan Alonso sebagai pelatih di Premier League, setelah sebelumnya mereka pernah beradu taktik dalam pertandingan persahabatan pada 2024 saat Alonso menangani Bayer Leverkusen.
Arteta, yang kini memimpin Arsenal dengan gaya permainan yang mengutamakan kontrol dan pressing agresif, mengakui bahwa hubungan pribadinya dengan Alonso tetap utuh meski berada di sisi berlawanan. “Ya, sekarang tentu akan lebih sulit untuk bertemu karena jadwal kami berdua yang sangat padat. Namun tentu saja, hubungan itu sudah terjalin selama bertahun-tahun, dan kami telah berbagi banyak momen indah bersama,” ujar Arteta dalam pernyataan resmi Arsenal. Ia menegaskan, meski persahabatan tak bisa diabaikan, kompetisi Premier League tidak mengenal belas kasihan. “Ketika Anda saling berhadapan, Anda tahu apa yang akan terjadi.”
Alonso, yang baru resmi menangani Chelsea pada Juli 2026 setelah sukses membawa Bayer Leverkusen meraih treble di Jerman, membawa filosofi permainan yang sama-sama menekankan transisi cepat dan struktur taktis ketat. Keduanya pernah bertemu sebagai pemain pada musim 2004/2005—Arteta bersama Everton, Alonso bersama Liverpool—namun kini mereka berada di puncak karier sebagai arsitek tim top Eropa. Pertandingan ini bukan sekadar duel antara dua tim tanpa kalah, tapi juga simbol peralihan generasi: dari pemain legendaris yang kini menjadi pelatih visioner, yang tak lagi bisa saling mengalahkan dalam persahabatan, tapi harus saling mengalahkan demi poin.
Dengan Arsenal yang tampil impresif di kandang dan Chelsea yang menunjukkan kemajuan signifikan di bawah Alonso, laga ini diprediksi bakal menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pekan ini. Keduanya bukan hanya mencari tiga poin, tapi juga membuktikan bahwa keberhasilan sebagai pelatih tak bisa diukur dari ikatan masa lalu—hanya dari hasil di atas lapangan.















