Sumbawanews.com,- Argentina yang sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026 selalu menemukan jalan keluar dari tekanan, akhirnya terhenti di partai puncak. Tim Tango kalah 0-1 dari Spanyol setelah Ferran Torres mencetak gol tunggal di menit ke-106 babak tambahan, mengakhiri rangkaian keajaiban mereka di turnamen ini.
Sejak babak 32 besar melawan Cape Verde, Argentina terbiasa bangkit dari ketinggalan. Mereka menyamakan kedudukan lalu menang 3-2 lewat gol bunuh diri di menit ke-111. Di babak 16 besar, Argentina yang tertinggal 0-2 dari Mesir berbalik menang 3-2 berkat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández di injury time. Di perempatfinal, mereka menaklukkan Swiss 3-1 setelah unggul dua gol di extra time, lalu mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal lewat balasan di menit ke-85 dan injury time.
Namun, di final, ketahanan mental dan keajaiban yang selama ini menjadi ciri khas Albiceleste tak lagi muncul. Setelah 90 menit berakhir imbang tanpa gol, Spanyol yang lebih konsisten di babak tambahan memecah kebuntuan lewat gol Ferran Torres. Argentina gagal merespons, dan kegagalan mencetak gol balasan membuat mereka harus menyerah, mengakhiri perjalanan epik mereka dengan kekalahan di puncak.
| Babak | Lawan | Hasil | Cara Kemenangan |
|——-|——-|——-|—————–|
| 32 Besar | Cape Verde | 3-2 | Gol bunuh diri, menit 111 |
| 16 Besar | Mesir | 3-2 | Comeback, gol Romero, Messi, Fernández |
| Perempatfinal | Swiss | 3-1 | Dua gol di extra time |
| Semifinal | Inggris | 2-1 | Gol Enzo Fernández dan Lautaro MartÃnez |
| Final | Spanyol | 0-1 | Kalah di extra time, gol Ferran Torres |















