Sumbawanews.com,- An Se Young mencatat detak jantung hingga 194 denyut per menit saat menghadapi Wang Zhiyi di semifinal Kejuaraan Dunia Badminton 2026, sebuah angka yang ia akui sebagai bukti betapa beratnya pertandingan itu. Setelah menang 24-22, 21-16 atas Wang Zhiyi, An Se Young mengaku benar-benar kelelahan, bahkan detak jantungnya lebih tinggi dibanding lawannya yang menyebut angka 192–193. Kemenangan di semifinal membawanya melangkah ke final, di mana ia mengalahkan Akane Yamaguchi dengan skor 21-17, 21-14 untuk merebut gelar juara dunia kedua dalam karier profesionalnya, setelah sebelumnya menang pada edisi 2023. Pengakuan detak jantung tersebut terungkap dalam wawancara eksklusif pasca-laga, di mana Wang Zhiyi hadir sebagai reporter tamu dan ikut berbagi pengalaman fisiknya selama pertandingan.














