Home Berita Olah Raga Amorim Putuskan Ganti Besar-Besaran Skuad AC Milan Usai Pramusim Gagal

Amorim Putuskan Ganti Besar-Besaran Skuad AC Milan Usai Pramusim Gagal

Sumbawanews.com,- Setelah rangkaian pramusim yang mengecewakan, pelatih AC Milan Ruben Amorim memutuskan melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad tim, dengan sejumlah pemain utama masuk daftar jual. Keputusan ini diambil setelah Rossoneri hanya mampu meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan telak dalam tiga laga persahabatan: 2-2 melawan Celtic, 1-1 kontra Inter Milan, dan 0-3 dari Chelsea. Amorim langsung bertemu pemilik klub Gerry Cardinale di Milanello untuk membahas rencana perubahan komposisi tim menjelang Serie A 2025/2026.

Dua nama besar yang masuk daftar potensi dilepas adalah Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori. Nkunku, yang diboyong dari Chelsea dengan nilai transfer 37 juta euro plus bonus musim lalu, gagal memenuhi ekspektasi meski mencatat delapan gol dan tiga assist dalam 35 penampilan. Sementara Tomori, yang telah tampil 214 kali dan mencetak tujuh gol sejak bergabung permanen, juga dianggap tidak lagi sesuai dengan visi taktis sang pelatih. Selain keduanya, Youssouf Fofana dan bek muda David Odogu juga disebut berada dalam daftar yang bisa dijual, menunjukkan evaluasi menyeluruh yang mencakup pemain senior maupun muda.

Meski tidak secara aktif didorong pergi, Rafael Leao dan Santiago Gimenez tetap berada dalam posisi terbuka untuk dijual jika datang tawaran yang sesuai. Leao, yang masih menjadi andalan di sayap, dan Gimenez, yang berperan di lini serang, menjadi aset strategis yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat keuangan klub. Bek asal Ekuador, Pervis Estupiñán, juga menghadapi ketidakpastian setelah dinilai belum sepenuhnya cocok dengan sistem bertahan yang diinginkan Amorim.

Amorim memanfaatkan tur pramusim sebagai laboratorium evaluasi, dan hasilnya jelas: Milan membutuhkan transformasi signifikan untuk bersaing di Serie A. Perubahan ini bukan sekadar respons atas hasil buruk, tapi bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun tim yang lebih kompetitif dan sesuai dengan filosofi permainan sang pelatih.

Previous articleUEFA Rencanakan Rotasi Presiden FIFA Ganti Infantino
Next articleMilan Bisa Raup Rp2 Triliun Jika Reijnders Dijual City Musim Ini