Home Berita Nasional Super Garuda Shield 2025: Integrasi Latihan Militer dan Diplomasi Budaya

Super Garuda Shield 2025: Integrasi Latihan Militer dan Diplomasi Budaya

Baturaja – Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2025 tidak hanya menjadi ajang peningkatan interoperabilitas militer, tetapi juga sarana mempererat persahabatan dan diplomasi budaya antara Indonesia dengan negara-negara peserta.

 

Latihan yang melibatkan puluhan negara sahabat ini dirancang untuk membangun kesiapan, sinergitas, serta kepercayaan antar angkatan bersenjata. Selain itu, SGS 2025 juga menghadirkan dimensi diplomasi budaya yang diwujudkan melalui kegiatan “Culture Day”, sebuah acara yang menampilkan keberagaman tradisi, seni, serta budaya Indonesia yang diperkenalkan kepada tiap negara peserta, bertempat di lapangan Puslatpur TNI AD, Baturaja, Sumatra Selatan, Kamis (4/9/2025).

 

Dalam rangkaian Culture Day yang digelar di penghujung latihan, para prajurit multinasional turut berpartisipasi dalam perlombaan persahabatan yang mengangkat nuansa kearifan lokal Indonesia, seperti pada perlombaan peringatan Kemerdekaan yang berupa lomba balap bakiak, balap karung, tarik tambang, dan sebagainya. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, memperkuat hubungan personal, dan membangun jembatan persaudaraan lintas bangsa.

 

Acara ini menjadi momentum bagi prajurit TNI dan pasukan multinasional untuk saling bertukar pengalaman budaya, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam keberagaman.

 

Rangkaian Super Garuda Shield 2025 pun ditutup secara resmi dengan meninggalkan pesan bahwa kebersamaan, persahabatan, dan saling pengertian adalah kunci terciptanya perdamaian dunia.

 

Previous articleSail Indonesia di Taman Hiu Paus, Kecamatan Tarano Akan Perkenalkan Budaya Lokal
Next articleKapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi Jajaran TNI
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik