Sumbawanews.com,- Personel Densus 88 Antiteror dan Tim Gegana masih berjaga di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, usai sekolah itu menerima ancaman bom melalui pesan WhatsApp pada Senin, 13 Juli 2026, pukul 08.00 WIB. Kendaraan teknis penjinak bom dan mobil Inafis Polres Metro Jakarta Selatan tetap terparkir di halaman sekolah, meski hingga kini belum ditemukan benda mencurigakan. Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang mengirim pesan ancaman kepada guru kelas satu dan petugas tata usaha, dengan menyebut ada 11 titik yang bakal dibom dan ledakan bisa terjadi dalam 10 menit. Laporan diterima saat upacara MPLS berlangsung, dan baru ditindaklanjuti setelah acara selesai.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan penyelidikan terus berlangsung dan pihaknya menunggu hasil lebih lanjut dari tim teknis. Ancaman itu dikirim secara pribadi via WhatsApp, bukan melalui saluran resmi sekolah. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan fisik, namun situasi tetap diwaspadai hingga keamanan dinyatakan sepenuhnya terkendali.















